CIREBON– Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendesak pemerintah untuk segera menciptakan regulasi yang lebih stabil serta memberikan perlindungan hukum yang kuat. Permintaan ini muncul seiring dengan tantangan persaingan pasar global yang semakin ketat dan ketidakpastian kondisi ekonomi saat ini. Oleh karena itu, para pengusaha lokal mengharapkan adanya kebijakan yang mampu menjaga keberlangsungan bisnis mereka dari gempuran produk impor yang harganya jauh lebih murah.
Asosiasi UMKM menekankan bahwa kepastian aturan merupakan kunci utama agar para pengusaha berani melakukan ekspansi pasar. Hasilnya, banyak pelaku usaha masih menahan diri untuk menambah modal karena khawatir akan adanya perubahan kebijakan yang mendadak di masa depan.
Akses Permodalan dan Kepastian Hukum
Perwakilan UMKM menekankan pentingnya akses pembiayaan yang mudah serta bunga pinjaman yang lebih kompetitif. Selain itu, mereka meminta pemerintah untuk memberikan perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual bagi produk-produk kreatif lokal. Dengan demikian, inovasi yang para pelaku UMKM hasilkan tidak akan mudah diklaim atau ditiru oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga:Wawali Cirebon Tinjau Sergab 2026
Pemerintah berjanji akan terus meninjau kembali aturan yang menghambat pertumbuhan sektor ekonomi kerakyatan tersebut. Oleh sebab itu, koordinasi antara kementerian dan lembaga terkait menjadi sangat krusial guna menyinkronkan data bantuan serta program pendampingan. Langkah ini menunjukkan keberpihakan negara dalam memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional yang tangguh.
“Kami ingin regulasi yang ada benar-benar melindungi produk dalam negeri dan memudahkan izin usaha bagi pemula. Sebab, kemandirian ekonomi bangsa sangat bergantung pada sejauh mana UMKM kita dapat berkembang dengan sehat,” ujar salah satu koordinator pelaku UMKM.
Harapan bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Pada akhirnya, dukungan regulasi yang stabil akan meningkatkan daya saing UMKM di kancah internasional secara signifikan. Hasilnya, angka penyerapan tenaga kerja di sektor ini diharapkan terus bertumbuh dan membantu menurunkan tingkat pengangguran di berbagai daerah. Pada akhirnya, sinergi antara kebijakan yang pro-rakyat dan kerja keras para pelaku usaha akan mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.
Pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mencintai dan membeli produk-produk buatan anak negeri. Sebab, setiap transaksi yang masyarakat lakukan pada UMKM lokal merupakan dukungan nyata bagi perputaran roda ekonomi nasional yang mandiri.





