Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Wawali Cirebon Tinjau Sergab 2026

Skintific

CIREBON Wakil Wali Kota (Wawali) Cirebon melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung pelaksanaan program Serap Gabah (Sergab) tahun 2026 di gudang penyimpanan pangan setempat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan cadangan beras pemerintah tetap aman guna menghadapi dinamika harga pasar yang fluktuatif. Oleh karena itu, peninjauan ini menjadi sangat krusial agar stok pangan bagi masyarakat Kota Udang tetap terjaga selama satu tahun ke depan.

Pihak pemerintah kota memeriksa secara teliti kualitas gabah yang masuk dari para petani lokal maupun mitra Bulog. Hasilnya, tim di lapangan melaporkan bahwa serapan gabah pada awal tahun ini menunjukkan tren positif dengan kualitas butiran yang memenuhi standar nasional.

Skintific

Mengamankan Rantai Pasok Pangan Lokal

Wawali Cirebon menekankan bahwa program Sergab harus mampu melindungi harga gabah di tingkat petani agar tidak anjlok saat panen raya. Selain itu, beliau meminta instansi terkait untuk mempercepat proses administrasi pembayaran agar modal kerja petani dapat segera berputar kembali. Dengan demikian, kesejahteraan petani lokal akan tetap terjaga seiring dengan terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat perkotaan.

Pemerintah juga memantau kondisi infrastruktur gudang guna memastikan sistem penyimpanan tetap kering dan bebas dari hama. Oleh sebab itu, modernisasi alat pengering gabah (dryer) menjadi prioritas usulan anggaran guna meningkatkan efisiensi proses Sergab di masa mendatang. Langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran Pemerintah Kota Cirebon dalam mengantisipasi ancaman krisis pangan global.

“Kami ingin memastikan bahwa gudang kita selalu terisi dengan beras berkualitas terbaik untuk warga. Sebab, stabilitas pangan merupakan kunci utama untuk menjaga kondusivitas dan ekonomi daerah kita,” ujar Wawali Cirebon di sela kegiatannya.


Baca Juga:Keunikan Masjid Merah Kedung Menjangan

Wakil Wali Kota Cirebon Tinjau Sergab 2026, Bulog Serap 2.694 Kg Gabah  Petani

Strategi Kolaborasi Lintas Sektor

Selain mengecek stok fisik, pemerintah daerah juga mematangkan koordinasi dengan Satgas Pangan untuk mengawasi jalur distribusi beras. Bahkan, Wawali berencana memperluas kemitraan dengan kelompok tani dari wilayah penyangga guna memperkuat basis cadangan pangan daerah. Oleh karena itu, sinergi antara regulator, penyedia stok, dan pengawas pasar sangat menentukan keberhasilan program Sergab 2026.

Masyarakat Cirebon menyambut positif langkah proaktif Wawali karena mereka merasa lebih tenang menghadapi potensi kenaikan harga sembako. Dengan begitu, inflasi daerah dapat terkendali melalui intervensi pasar yang tepat sasaran menggunakan stok hasil Sergab tersebut. Pemerintah berjanji akan terus melakukan pemantauan rutin ke gudang-gudang logistik secara berkala setiap bulannya.

Harapan bagi Ketahanan Pangan Kota Cirebon

Pada akhirnya, kesuksesan program Sergab 2026 akan memperkokoh kedaulatan pangan di tingkat lokal. Hasilnya, Kota Cirebon tidak akan bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar daerah saat terjadi gangguan distribusi nasional. Pada akhirnya, masyarakat dapat menikmati harga beras yang terjangkau dengan kualitas yang tetap terjaga secara konsisten.

Wawali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi peredaran beras di pasar-pasar tradisional. Sebab, partisipasi aktif warga dalam melaporkan kejanggalan harga merupakan kontrol sosial yang sangat membantu tugas pemerintah.

Skintific