Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Akademisi soal Cirebon Timur Ditetapkan Jadi CDPOB

Skintific

Cirebon – Akademisi soal Cirebon Penetapan Cirebon Timur sebagai Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) disambut dengan beragam tanggapan, termasuk dari kalangan akademisi.

Keputusan ini diumumkan oleh pemerintah pusat sebagai bagian dari program pemekaran wilayah yang berbasis pada pertimbangan administratif dan kesejahteraan.

Skintific

Cirebon Timur sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Cirebon, dan kini akan bersiap menjadi entitas administratif tersendiri.

Akademisi dari berbagai perguruan tinggi menilai penetapan ini sebagai langkah strategis, namun perlu dikawal secara serius.

Akademisi soal Cirebon
Akademisi soal Cirebon

 

Baca Juga : Kejagung Sita Tanah Bos Sritex Iwan Setiawan Senilai Rp 510 Miliar

Salah satu suara datang dari Dr. Andi Rahman, dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon.

Ia menyebut bahwa pemekaran wilayah seperti ini harus dilandasi oleh kajian akademik yang matang, bukan hanya kepentingan politik sesaat.

Menurutnya, Cirebon Timur memiliki potensi untuk berkembang sebagai daerah otonom karena sumber daya manusia dan geografisnya mendukung.

Namun, Andi juga mengingatkan bahwa kesiapan birokrasi dan keuangan adalah aspek krusial yang tidak boleh diabaikan.

“Jangan sampai euforia pemekaran membuat kita lupa pada tanggung jawab tata kelola yang baik,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa daerah baru sering kali terjebak pada konflik

Akademisi lain, Prof. Lina Suhendar dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), mengungkapkan pentingnya perencanaan jangka panjang dalam CDPOB.

Menurutnya, pendidikan, pelayanan publik, dan infrastruktur dasar harus menjadi fokus utama pemerintah daerah persiapan.

“Jangan sampai semangat pemekaran hanya berhenti pada urusan pembentukan pemerintahan baru, tapi rakyat tetap merasa jauh dari pelayanan,” kata Lina.

Ia juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses transisi menuju daerah otonomi.

Keterlibatan warga Cirebon Timur dalam pengawasan dan masukan terhadap kebijakan lokal akan menentukan keberhasilan CDPOB ini.

Banyak tokoh masyarakat dan kepala desa di wilayah timur Cirebon menyatakan dukungan penuh.

Mereka menganggap status CDPOB sebagai peluang mempercepat pemerataan pembangunan di daerah mereka.

Dengan adanya pemekaran, mereka berharap akses terhadap layanan publik lebih mudah dan cepat.

Skintific