Koran Cirebon – Pemkot Cirebon menyalurkan insentif kepada para guru ngaji sebagai bentuk apresiasi atas peran penting mereka dalam membangun karakter generasi muda. Program ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan akhlak sejak usia dini di Kota Cirebon.

Penyaluran insentif berlangsung secara simbolis dengan melibatkan perwakilan guru ngaji dari berbagai kelurahan. Pemkot Cirebon menyampaikan bahwa guru ngaji memiliki kontribusi besar dalam menanamkan nilai moral, etika, dan keagamaan kepada anak-anak. Melalui insentif ini, pemerintah berharap semangat para pendidik nonformal semakin meningkat.
Baca Juga : Guru Ngaji, Garda Terdepan Membentuk Karakter Generasi Muda Kota Cirebon
Menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan
Selain menyalurkan insentif, Pemkot Cirebon juga merancang program pembinaan berkelanjutan bagi guru ngaji. Program tersebut mencakup peningkatan kompetensi, penguatan metode pembelajaran, serta dukungan sarana pendidikan. Pemerintah daerah mengajak lembaga keagamaan dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.
Para guru ngaji menyambut baik perhatian yang Memberikan Pemerintah. Mereka menilai insentif ini sebagai bentuk pengakuan terhadap pengabdian yang selama ini mereka jalani. Dukungan tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput.
Melalui kebijakan ini, Pemkot Cirebon menegaskan komitmen membangun sumber daya manusia yang berakhlak dan berkarakter. Pemerintah daerah optimistis bahwa penguatan pendidikan akhlak sejak dini akan melahirkan generasi Cirebon yang cerdas, beretika, dan berdaya saing.






