Cirebon – Suasana pagi di kawasan Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, mendadak berubah panik saat api melalap sebuah kios buah.
Kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.45 WIB, saat kios baru akan dibuka.
Menurut saksi mata, asap hitam mulai terlihat mengepul dari bagian belakang kios, disertai bau hangus yang menyengat.
Beberapa warga dan pedagang sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun kobaran makin membesar.
Dalam waktu singkat, api menyambar bagian depan kios yang penuh dengan buah-buahan dan material mudah terbakar seperti karton dan plastik.
Pihak pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 07.50 dan langsung mengerahkan empat unit mobil damkar ke lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon, Sugeng Widodo, mengonfirmasi bahwa 4 mobil damkar diterjunkan karena potensi merambatnya api ke kios sebelah.
Proses pemadaman berlangsung dramatis selama hampir satu jam, mengingat lokasi kios yang berada di deretan pertokoan padat.
Petugas damkar juga harus membuka paksa rolling door yang terkunci karena pemilik belum sempat datang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena kios masih dalam keadaan kosong saat kejadian.
Namun, dua petugas sempat mengalami sesak napas ringan akibat paparan asap dan langsung ditangani
Warga sekitar menyaksikan dengan cemas, karena kios buah tersebut berada dekat dengan depot elpiji dan toko kelontong.

Baca Juga : Deretan Rumah Murah Start Rp 130 Juta-an di Harjamukti Cirebon
Untungnya, upaya cepat petugas berhasil mengisolasi titik api agar tidak merambat ke bangunan lainnya.
Polisi sudah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pemilik kios, H. Rahmat (47), tampak terpukul melihat tempat usahanya yang telah ia kelola selama 12 tahun hangus terbakar.
“Saya baru saja datang, belum buka pintu, tiba-tiba sudah ramai dan api sudah membesar,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Ia memperkirakan kerugian bisa mencapai lebih dari Rp200 juta karena seluruh stok buah musiman dan alat usaha ikut terbakar.





