Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Jejak PSIT Cirebon di Perserikatan 1937: Jadi Saksi Persib Juara

Skintific

Cirebon – Pada tahun 1937, Perserikatan PSSI kembali digelar dengan sistem kejuaraan antar-kota. Salah satu kontestan adalah PSIT Cirebon, yang keikutsertaannya menjadi bagian penting dalam jejak Persib meraih gelar juara pertama mereka

PSIT Cirebon adalah klub tertua dari Kota Cirebon, berdiri tahun 1934, dan tercatat sebagai peserta dalam putaran final Perserikatan 1937

Skintific

Turnamen final di tahun itu diikuti empat tim: Persib Bandung, Persis Solo, PSIM Yogyakarta, dan PSIT Cirebon

Turnamen dibagi dua lokasi: Bandung (30 April–2 Mei) dan Solo (9–17 Mei) sebagai babak lanjutan

PSIT membuka pertandingan perdana melawan Persib pada 30 April di Bandung. Dalam laga itu, PSIT kalah tipis 1–2 dari Persib yang akhirnya menjadi juara

Di pertandingan selanjutnya, PSIT menghadapi PSIM Yogyakarta. Hasilnya mengejutkan: PSIT menang 2–1 atas PSIM

Kemenangan ini memberikan PSIT poin penting, karena sistem 2 poin untuk menang masih berlaku saat itu.

Setelah babak Bandung, rombongan bertolak ke Solo untuk pertandingan lanjutan. PSIT ikut serta di Solo melawan Persib dan Persis Solo

PSIT kalah lagi 1–2, menjadikan Persib mengoleksi poin tambahan.

Dengan hasil tersebut, klasemen akhir menunjukkan Persib di puncak, Persis sebagai runner‑up, dan PSIT berada di posisi ketiga

Jejak PSIT
Jejak PSIT


Baca Juga :
Fotosintesis, Mesin Alami yang Menyediakan Oksigen untuk Kita Semua


PSIT Cirebon secara teknis menjadi penyaksi langsung dari perjalanan Persib meraih gelar nasional pertama mereka, karena mereka bertemu dan melawan Persib dalam dua laga final.

PSIT juga telah menunjukkan bahwa meski bukan juara, mereka dapat menundukkan satu kontestan besar: PSIM Yogyakarta.

Berdasarkan klasemen turnamen, PSIT finish ketiga dari empat kontestan: di atas PSIM yang berada di urutan paling bawah

Meskipun data statistik lengkap tidak selalu tersedia, rekap PSSI via RSSSF mencatat PSIT sebagai finishing ketiga dengan poin yang cukup kompetitif

Keterlibatan mereka menandai bahwa sepakbola Cirebon telah menapak pada panggung nasional, meski belum menjadi kekuatan utama. Transformasi identitas klub, dari PSIT Tjirebon ini

Skintific