Koran Cirebon – Ratusan warga mengikuti istigasah Cirebon untuk memanjatkan doa bagi kedamaian, persatuan, dan kesejahteraan Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di salah satu masjid utama kota dan menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Para peserta berkumpul dengan khidmat untuk mengikuti rangkaian doa dan dzikir bersama.

Panitia menjelaskan bahwa tujuan utama istigasah Cirebon adalah memperkuat rasa kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Warga diajak merenungkan nilai-nilai toleransi, persatuan, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi spiritual bagi generasi muda agar menghargai pentingnya doa dan kebersamaan.
Baca Juga : Dedi Mulyadi di HUT Cirebon: Budaya Harus Bernilai Ekonomi
Acara dimulai dengan sambutan dari tokoh agama dan pemerintah setempat. Mereka menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial dan ikut berperan aktif dalam membangun kedamaian. Selanjutnya, peserta membaca doa secara bersama-sama, menenangkan hati, dan memperkuat ikatan antarwarga.
Selain doa bersama, kegiatan ini juga menyertakan tausiyah dan motivasi spiritual. Tokoh agama mengingatkan pentingnya menanamkan nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sikap saling menghormati antarumat beragama. Peserta menyimak dengan antusias, menandakan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kondisi bangsa.
Warga yang hadir merasa terinspirasi dan termotivasi untuk ikut menjaga persatuan. Mereka berharap doa yang dipanjatkan dapat membawa berkah, menenangkan situasi sosial, dan mendukung pembangunan yang lebih baik. Kegiatan ini membuktikan bahwa doa dan kebersamaan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
Ke depan, panitia berencana mengadakan istigasah Cirebon secara rutin. Mereka ingin menjadikan kegiatan ini sebagai tradisi spiritual yang menguatkan ikatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya doa dan persatuan bagi bangsa.





