Cirebon – PT KAI Daop 3 Cirebon kini menyiapkan sebanyak 29.945 kursi kereta api guna menyambut libur panjang Tahun Baru Imlek. Langkah ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan layanan transportasi yang nyaman serta aman. Selain itu, manajemen juga ingin mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang biasanya terjadi pada momen hari besar tersebut.
Memastikan Kelancaran Perjalanan Penumpang
Pada awalnya, petugas melakukan pengecekan berkala terhadap seluruh armada kereta api yang akan beroperasi. Oleh karena itu, kondisi gerbong serta mesin kereta harus berada dalam status prima sebelum berangkat dari stasiun. Meskipun volume calon penumpang meningkat, namun petugas tetap menjaga standar pelayanan agar tidak ada kendala di lapangan.
Kemudian, KAI Daop 3 Cirebon juga membuka layanan pemesanan tiket secara daring melalui aplikasi resmi. Sebab, cara ini memudahkan masyarakat dalam memilih jadwal keberangkatan tanpa harus mengantre lama di loket stasiun. Sehingga, proses transaksi menjadi jauh lebih
Baca juga:Sekolah Rakyat Cirebon Perlu Pembenahan
cepat serta transparan bagi seluruh calon penumpang kereta api.
Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Stasiun
Selanjutnya, personel keamanan mulai memperketat pengawasan di sekitar area pintu masuk dan peron stasiun. Sebab, keselamatan penumpang adalah prioritas utama yang harus petugas jaga selama masa libur Imlek berlangsung. Oleh sebab itu, para calon penumpang harus mematuhi semua aturan yang berlaku demi kelancaran perjalanan bersama.
Saat ini, minat masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api terlihat masih sangat tinggi. Bahkan, beberapa jadwal keberangkatan favorit sudah menunjukkan angka penjualan tiket yang hampir mencapai batas maksimal. Sebagai tambahan, pihak stasiun juga menyediakan fasilitas pendukung yang memadai guna menambah kenyamanan para tamu saat menunggu keberangkatan.
Harapan bagi Pengguna Jasa Kereta Api
Sebagai kesimpulan, penyediaan puluhan ribu kursi ini merupakan wujud nyata kepedulian KAI terhadap kebutuhan warga. Di sisi lain, jajaran direksi memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-1 perayaan Tahun Baru Imlek. Akhirnya, melalui persiapan yang matang ini, perjalanan libur panjang masyarakat akan berjalan dengan penuh keceriaan serta ketenangan.





