Cirebon – Kawal Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang mengedepankan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pemkab Indramayu melihat pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.
Asta Cita Prabowo Subianto dan Visi Ketahanan Pangan:
Asta Cita adalah sembilan janji dan cita-cita yang disampaikan oleh Prabowo Subianto, yang mencakup berbagai sektor strategis, termasuk pertanian dan ketahanan pangan. Dalam Asta Cita tersebut, Prabowo menekankan pentingnya membangun negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyat secara mandiri, tanpa bergantung pada impor pangan dari luar negeri.
Visi ini juga mendorong pemerintah daerah untuk turut aktif dalam mengoptimalkan potensi pertanian di masing-masing wilayah. Di tingkat provinsi dan kabupaten, kebijakan ini memacu pemerintah daerah untuk mengalokasikan lahan pertanian yang lebih luas dan mendukung petani lokal dalam meningkatkan hasil produksi mereka.
Kami di Indramayu sangat mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo. Kami sudah menyiapkan lahan-lahan strategis untuk dijadikan area pertanian yang produktif guna memastikan kebutuhan pangan di Kabupaten Indramayu dan bahkan di luar wilayah kami tetap terjaga,” ujarnya.
Pemkab Indramayu Siapkan Lahan Pertanian untuk Ketahanan Pangan:

Baca Juga : Jebakan Licik Komplotan Ganjal ATM di Cirebon
“Bukan hanya menyiapkan lahan, kami juga akan memperkenalkan teknologi pertanian terbaru yang dapat meningkatkan hasil pertanian. Misalnya, dengan mengoptimalkan penggunaan irigasi tetes, menggunakan pupuk organik, dan memperkenalkan varietas tanaman unggul yang dapat menghasilkan panen lebih banyak dengan biaya lebih efisien,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, H. Harjo.
Pengembangan Infrastruktur Pertanian:
Kawal Asta Cita Dampak Positif untuk Ekonomi Lokal:
Kolaborasi dengan Swasta dan Lembaga Keuangan:
Pemkab Indramayu juga membuka peluang bagi pihak swasta dan lembaga keuangan untuk berinvestasi dalam program ketahanan pangan ini.
Misalnya, bekerja sama dengan perusahaan agribisnis untuk pengembangan produk-produk olahan hasil pertanian yang bernilai tinggi.
Partisipasi Masyarakat dan Petani:
Oleh karena itu, Pemkab juga melibatkan petani dalam setiap tahap perencanaan dan implementasi program ini.
Bupati Indramayu, Nina Agustina, menegaskan pentingnya pemberdayaan petani dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Kesimpulan:
Langkah konkret ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian lokal.





