CIREBON – Sebanyak 6.000 pengunjung memadati gelaran Festival Ramadan yang berlangsung meriah di pusat Kota Cirebon baru-baru ini. Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi ini membuktikan bahwa acara tahunan tersebut menjadi magnet utama bagi warga lokal maupun wisatawan untuk menikmati suasana bulan suci.
Pihak panitia menyuguhkan berbagai atraksi menarik mulai dari bazar UMKM hingga pertunjukan seni islami yang memukau. Oleh karena itu, kawasan festival tidak pernah sepi dari kehadiran warga yang ingin berburu takjil sekaligus mencari hiburan keluarga menjelang waktu berbuka puasa.
Geliat Ekonomi Kreatif dan Kuliner Lokal
Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mengaku meraup keuntungan berlipat ganda selama acara berlangsung. Selain itu, Pemerintah Kota Cirebon secara aktif memfasilitasi puluhan gerai makanan khas daerah guna memperkenalkan potensi kuliner lokal kepada para pengunjung.
Penyelenggara memastikan bahwa sistem keamanan dan kenyamanan di lokasi tetap terjaga dengan sangat ketat. Sebab, lonjakan jumlah massa yang mencapai ribuan orang memerlukan pengawasan ekstra agar situasi tetap kondusif bagi warga Cirebon sendiri. Berikut rincian statistik festival:
Baca juga:Pemkab Cirebon: Korban Pengantin Pesanan di China Sudah Dipulangkan

| Aspek Festival | Data & Keterangan |
| Jumlah Pengunjung | 6.000 Orang (Puncak Acara) |
| Peserta UMKM | 50+ Booth Kuliner & Kriya |
| Lokasi Utama | Alun-Alun Sangkala Buana |
| Atraksi Populer | Lomba Adzan & Musik Religi |
Komitmen Melestarikan Tradisi Budaya
Selanjutnya, Festival Ramadan ini menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga di tengah hiruk-pikuk perkotaan. Sinergi antara pemerintah dan komunitas kreatif sangat penting agar tradisi menyambut bulan suci tetap eksis bagi generasi muda di masa depan.
Pemerintah daerah berharap kesuksesan acara tahun ini dapat menjadi tolok ukur untuk penyelenggaraan yang lebih besar pada tahun mendatang. Oleh sebab itu, evaluasi menyeluruh terkait alur lalu lintas dan kebersihan area menjadi prioritas utama manajemen setelah penutupan acara.
Sebagai penutup, kemeriahan Festival Ramadan Cirebon berakhir dengan doa bersama dan pembagian santunan bagi anak yatim. Setelah itu, para pengunjung meninggalkan lokasi dengan membawa kesan positif serta harapan agar kegiatan serupa terus berlanjut secara rutin setiap tahunnya.





